NTTBACARITA, KUPANG - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), Batalyon Pertahanan Udara (Hanud) 32 Pasgat menggelar kejuaraan menembak bertajuk Open Tournament Menembak Danyon Hanud 32 Pasgat Cup II. Ajang tersebut berlangsung di Lapangan Tembak Elang Timor Kipan C Yon Parako 473 Pasgat, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai Sabtu (19/9/2026).
Turnamen yang mempertandingkan kategori senapan Pre-Charged Pneumatic (PCP), senapan api, dan pistol api ini secara resmi dibuka langsung oleh Komandan Batalyon Hanud 32 Pasgat, Letkol Pas Tunggul Dwi Asmoro.
Upacara pembukaan pada Sabtu pagi dihadiri jajaran pejabat militer, Kepolisian, instansi pemerintah, serta mitra korporasi di wilayah NTT. Di antaranya tampak hadir Dankodaeral 7 Kupang, Dansatrad 309 Buraen, perwakilan Lanud El Tari, perwakilan Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT, Ketua Perbakin Kota Kupang, perwakilan Brigif 21/Komodo, Komandan Sathantai Kodaeral VII Kupang, serta perwakilan Polresta Kupang.
Turut hadir pula perwakilan Dirlantas Polda NTT, Komandan Lanudal Kupang, perwakilan Satbrimobda NTT, Komandan Batalyon Arhanud 9/AWJ, Komandan Batalyon Armed 20/Bhadika Yudha, Dansatlab Buraen 309, perwakilan Bank Mandiri Kupang, Kepala Cabang BRI Kupang, pimpinan KFC Brotus, perwakilan Bank NTT Shooting Club, serta pimpinan Regan Stiker.
Puluhan penembak andal dari berbagai klub menembak ternama di Kota Kupang turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, antara lain Dua Mata Shooting Club, Bank NTT Shooting Club, El Tari Shooting Club, Flobamora Hunting Club, Bravo Shooting Club, 177 Shooting Club, Kakuma Shooting Club, dan Keluarga Hunting Shooting Club.
Dalam sambutannya, Letkol Pas Tunggul Dwi Asmoro menyampaikan bahwa olahraga menembak, khususnya senapan PCP, merupakan sarana efektif untuk melatih konsentrasi, pengendalian diri, serta akurasi tinggi.
"Melalui turnamen ini, diharapkan mampu meningkatkan kreativitas bakat-bakat muda sekaligus mengarahkan semangat jiwa muda untuk nantinya bisa membawa nama harum daerah, khususnya NTT, di kancah nasional maupun internasional," ujar Letkol Pas Tunggul.
Sebagai penanggung jawab kegiatan, ia menekankan pentingnya faktor keselamatan (safety) dan penegakan nilai-nilai sportivitas selama perlombaan berlangsung.
"Pertandingan ini bukan saja menunjukkan keahlian (skill), tetapi juga mengutamakan sportivitas. Kedua hal tersebut akan menjadi modal utama untuk menuju kemenangan," tegasnya.
Di akhir sambutannya, Danyon Hanud 32 Pasgat berharap ajang ini menjadi batu loncatan pembinaan atlet yang berkesinambungan di NTT, sekaligus sebagai momentum pembinaan mentalitas dan persiapan menghadapi ajang olahraga nasional pada 2028 mendatang. (JNB)
Komentar
Posting Komentar