NTTBacarita, Kupang, 26 Agustus 2026 - 200 peserta asal provinsi Nusa Tenggara Timur mengikuti peluncuran program SMK Go Global yang mulai diluncurkan pada hari ini Rabu (26/8/2026) siang.
Acara kick off program ini dilaksanakan secara langsung dan disiarkan secara daring melalui aplikasi zoom yang diikuti oleh 20 wilayah BP3MI yang tersebar di seluruh Indonesia serta dibuka oleh Menteri P2MI Muktharudin.
Untuk provinsi Nusa Tenggara Timur, kegiatan Kick Off SMK Go Global dilaksanakan di tiga tempat yakni Poltekkes Kupang dan Universitas San Pedro dan dengan berpusat di Migrant Center yang berlokasi di Universitas Citra Bangsa.
Rincian peserta yang mengikuti kegiatan Kick off SMK Go Global asal Provinsi NTT yakni 80 peserta mengikuti kegiatan di Universitas Citra Bangsa, 20 Peserta di Poltekkes Kupang dan 100 peserta yang mengikuti secara daring di Lembaga Vokasi Universitas San Pedro Kupang.
Pada Migrant Center yang terletak di Universitas Citra Bangsa (UCB), turut hadir Kepala Balai BP3MI NTT Suratmi Hamida, Rektor Universitas Citra Bangsa Prof.Dr. Frans Salesman, S.E.,M.Kes, Kepala Migrant Center UCB Jhon Einsten, S.Kom., M.Cs, perwakilan dari Bank NTT hingga tim panitia lokal program SMK Go Global UCB.
Kepala Migrant Center UCB Jhon Einsten, S.Kom.,M.Cs menyampaikan bahwa Migrant Center dari UCB sudah berjalan selama setahun dan menjadi Migrant Center kedua di Indonesia serta diresmikan menjadi Migrant Center yang menghasilkan 20 alumni UCB yang bekerja di Jepang.
"Universitas Citra Bangsa sendiri merupakan migrant center. Kita diresmikan menjadi Migrant Center tepatnya 6 Agustus 2025. Kita sudah satu tahun, dan migrant center ini kalau dihitung-hitung Migrant Center kedua yang ada di Indonesia," katanya.
200 peserta asal NTT ikuti peluncuran Program SMK Go Global
Ia juga menegaskan akan menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian P2MI untuk melaksanakan kegiatan program pelatihan dari SMK Go Global.
"Kami akan menjaga semua kepercayaan yang telah diberikan baik dari kementerian, dari BP3MI untuk melaksanakan seluruh kegiatan ini dengan baik," tambahnya.
Jhon mengungkapkan bahwa di Migrant Center Universitas Citra Bangsa memiliki instruktur tetap dan beberapa instruktur yang digunakan untuk memberikan ilmu kepada para peserta pelatihan dari program SMK Go Global yang berlokasi di Universitas Citra Bangsa.
Ia memiliki harapan agar dari program ini terutama pada tahapan penetapan para peserta dan dengan ekosistem yang dimiliki secara lengkap, UCB juga memiliki P3MI yaitu Citra Bina Tenaga Mandiri.
Jhon juga memberikan nasehat bagi para peserta pelatihan program SMK Go Global yang termotivasi untuk bekerja di luar negeri yang memiliki peluang sangat besar terutama untuk penghasilan atau salary yang besar, namun saat masa kontrak usai harus bisa memberikan kontribusi bagi Indonesia.
"Dari program ini, kita bisa meningkatkan ekonomi. Harapannya adalah saat kelar nanti dan sudah selesai masa kontrak diluar negeri, harus ada kontribusi untuk Indonesia sendiri," pungkasnya.
Kepala Balai BP3MI NTT, Suratmi Hamida dalam sambutannya memberikan begitu banyak nasehat bagi para peserta untuk bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik dalam program pelatihan SMK Go Global ini.
"Harapan saya ade-ade bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Karena tidak semua orang diberikan kesempatan yang baik," katanya.
Ia juga memberikan nasehat kepada para peserta untuk bersikap secara bijak dan paham akan penempatan diri terutama saat berada di luar negeri yang menjadi tempat untuk penempatan bekerja para peserta.
"Kita adalah tamu di rumahnya orang, ketika kita adalah tamu tahu menempatkan diri kita siapa sebenarnya," tambahnya
Ia juga mengajak para peserta untuk bisa menjadi penolong bagi diri sendiri untuk bisa merubah keadaan menjadi lebih baik.
"Ini adalah jembatan bagi kita untuk merubah keadaan kita untuk lebih baik," ungkapnya.
Ia menyampaikan program SMK Go Global menjadi tempat untuk belajar, untuk ditempa dan bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran para peserta SMK Go Global.(JNB)
Komentar
Posting Komentar