NTTBACARITA, KOTA KUPANG — Pemerintah Kota Kupang menggelar Operasi Pasar Stabilisasi Harga dan Pengendalian Inflasi Pangan di Pasar Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (27/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pasar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kupang Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ignasius Repelita Lega, S.H., yang hadir membawakan sambutan mewakili Penjabat Wali Kota Kupang, Christian Widodo.
Direktur Perumda Pasar Kota Kupang, Ganda Raymond Tadjo Tallo, S.P., menyampaikan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat, sekaligus mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok (bapok) di tingkat pedagang eceran.
"Pasar Oebobo adalah cermin pergerakan harga komoditas pangan di Kota Kupang. Melalui operasi pasar ini, kami berupaya memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap aman dengan harga yang terjangkau bagi warga," ujar Ganda Raymond saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan di lokasi.
Menanggapi dinamika harga pangan yang fluktuatif, Ganda Raymond memberikan beberapa tanggapan serta imbauan krusial bagi seluruh masyarakat Kota Kupang:
Belanja Bijak dan Sesuai Kebutuhan: Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). Pasokan komoditas pokok dinilai mencukupi, sehingga tindakan menimbun barang hanya akan memicu kenaikan harga yang tidak wajar di pasaran.
Memanfaatkan Pasar Pemantauan: Warga diajak memanfaatkan keberadaan operasi pasar dan gerai pangan murah di pasar-pasar pantauan secara optimal guna mendapatkan harga acuan yang ditetapkan pemerintah.
Sinergi Pedagang dan Konsumen: Pedagang diimbau untuk tidak menaikkan harga sepihak di luar batas wajar dan tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) demi menjaga kestabilan ekonomi daerah.
"Kami mengimbau warga Kota Kupang untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan harian. Pemerintah daerah bersama Perumda Pasar terus berkoordinasi dengan para distributor dan Bulog untuk menjamin rantai pasok berjalan lancar tanpa kendala," tegas Ganda Raymond.
Operasi pasar semacam ini direncanakan akan terus digelar secara berkala dan berkesinambungan di sejumlah pasar tradisional lainnya di Kota Kupang guna menekan laju inflasi daerah secara efektif. (JNB)
Komentar
Posting Komentar