BPBD Kota Kupang Salurkan Bantuan Darurat Bagi Korban Longsor Kolhua.

NTTBacarita, ​Kupang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi keluarga Nefri Lae, warga RT 033 RW 011, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, yang rumahnya rusak berat akibat tanah longsor. Bantuan diserahkan langsung di lokasi kejadian pada Selasa (17/3/2026) malam pukul 22.10 WITA.

​Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji, S.STP., M.Si., memimpin langsung pendistribusian bantuan tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban yang saat ini kehilangan tempat tinggal.


Pemenuhan Kebutuhan Dasar

​Ernest Ludji menyatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan paket standar darurat yang dirancang untuk mendukung aktivitas harian keluarga di pengungsian sementara.

​"Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana terpenuhi segera. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah," ujar Ernest saat penyerahan bantuan, Selasa malam.


​Dalam penyerahan tersebut, Ernest didampingi oleh tim teknis BPBD Kota Kupang, yang terdiri dari Dadi Manoe, Yap Koa, Aba Totos, Marthen Ena, serta Bendahara Barang BPBD, Mardiko Padabain.

Rincian Bantuan Logistik

​Adapun paket bantuan yang diserahkan meliputi berbagai peralatan rumah tangga dan sanitasi, antara lain:

  • Perlengkapan Tidur: 3 buah kasur lipat, 4 lembar tikar, dan 4 lembar selimut.
  • Peralatan Dapur: 1 unit kompor Hock dan 1 boks peralatan dapur lengkap (wajan, panci serbaguna, piring, gelas, hingga perlengkapan makan dan cuci).
  • Sanitasi dan Kesehatan: 1 paket Family Kit yang berisi sabun mandi, sikat gigi, handuk, paket P3K, jas hujan, jeriken lipat, hingga lampu darurat (emergency lamp).
  • Logistik Lainnya: 2 lembar terpal untuk pelindung darurat dan 1 buah tas sekolah untuk keperluan anak korban.

Kondisi Terkini

​Rumah permanen milik Nefri Lae sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah tembok depan dan belakang roboh akibat pergeseran tanah yang dipicu hujan deras. Meski bangunan mengalami kerusakan struktur yang berat, seluruh anggota keluarga yang berjumlah empat orang berhasil selamat.


​Saat ini, BPBD Kota Kupang terus melakukan pemantauan terhadap potensi longsor susulan di wilayah Kelurahan Kolhua, mengingat curah hujan di wilayah Timor bagian barat masih tergolong tinggi dalam beberapa hari ke depan. Warga di sekitar lokasi kejadian juga diminta untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan rekahan tanah baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eurico Guterres dan Nusa Widjaya Sepakati Program Pemberdayaan Ekonomi bagi Putra-Putri FKPTT.

Wali Kota Kupang Terima Honorer TMS P3K Tahap 2: “Saya Ada Bersama Bapak dan Ibu, Kita Sama-Sama Berjuang.

Eurico Guterres Tolak Jabatan, Namun Aspirasi Kongres FKPTT Dorongnya Kembali Pimpin Periode 2025–2030