Tradisi Takjil Ramadan di Kupang, Sokan Teibang Ajak Jaga Toleransi.

NTTBACARITA, KUPANG – Tradisi takjil Ramadan di Kota Kupang mendapat perhatian Ketua Presidium Korps Alumni HMI Cabang Kupang, Sokan Teibang, Kamis (19/2/2026).

Dalam pemantauannya di sejumlah titik penjualan takjil, ia mengajak warga menjaga toleransi dan kebersamaan antar umat beragama di Kota Kasih.

“Saya baru keliling melihat beberapa tempat, mulai dari Air Mata, di Jalan Soeharto, kemudian di depan Hotel Aston, Oesapa dan beberapa titik di TDM,” kata Sokan.

Ia menyebut pemerintah memberikan ruang bagi umat Islam untuk berjualan takjil menjelang waktu berbuka puasa.

“Jadi memang ini jadi satu macam tradisi bagi umat Islam. Diberikan ruang oleh pemerintah lakukan jualan takjil, terutama buka puasa,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi takjil Ramadan di Kupang juga dihadiri masyarakat dari berbagai latar belakang yang datang membeli makanan berbuka.

“Pesan toleransi, pesan kebersamaan saya untuk saudara-saudari semua umat beragama di Kota Kupang, mari kita jaga terus persaudaraan kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika terdapat persoalan sosial di tengah masyarakat, penyelesaiannya perlu dilakukan melalui dialog.
“Kalau ada hal-hal yang tidak berkenan atau keliru, mari kita duduk dan bicarakan baik-baik sebagai saudara. NTT ini kita jaga betul Kota Kasihnya dan kita jaga betul toleransinya,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eurico Guterres dan Nusa Widjaya Sepakati Program Pemberdayaan Ekonomi bagi Putra-Putri FKPTT.

Wali Kota Kupang Terima Honorer TMS P3K Tahap 2: “Saya Ada Bersama Bapak dan Ibu, Kita Sama-Sama Berjuang.

Eurico Guterres Tolak Jabatan, Namun Aspirasi Kongres FKPTT Dorongnya Kembali Pimpin Periode 2025–2030